www.artikelweb.co.cc

Tampilkan postingan dengan label strategi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label strategi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Oktober 2008

3 Strategi Bisnis Online!


Hi Rekan netter..Mulai lagi neh, posting kali ini berkaitan dengan posting sebelumnya. Dimana dalam posting sebelumnya saya membahas mengenai 5 karakter konsumen online Indonesia. Terima kasih kepada rekan2 yang sudah memberikan tanggapan dan komentarnya.

Posting kali ini saya akan membahas strategi dalam berbisnis online. Saya menggunakan 3 strategi umum dari pakar strategic management yaitu Michael Porter. Strategi ini biasanya dikenal dengan nama Michael Porter’s Generic Strategic.

Menurut Porter, ada 3 Strategi umum yang biasa dipakai perusahaan ataupun pebisnis. Saya membahas 3 strategi ini berkaitan dengan bisnis online. Berikut strategi dan pembahasannya :

1. Cost Leadership Strategies

Strategi ini lebih dikenal dengan nama strategi keunggulan biaya. Maksudnya? Ya..anda dapat memenangkan persaingan karena anda memiliki produk dengan harga yang lebih murah daripada pesaing anda. Murah bukan berarti tidak berkualitas, kualitas produk tetap harus anda jaga sebagai pebisnis yang profesional agar pelanggan anda tetap loyal terhadap produk anda. Biasanya strategi ini digunakan jika produk yang anda jual adalah produk yang banyak ditemui atau produk yang banyak dijual oleh pesaing.

Konsumen produk ini biasanya sangat sensitif terhadap harga sehingga sedikit saja harga produk anda lebih mahal daripada pesaing maka segera saja konsumen anda akan berpaling ke lain hati. Hal ini berlaku jika produk anda secara umum memiliki spesifikasi yang sama dengan produk yang dijual oleh pesaing.

Misal, anda mempunyai produk yaitu sebuah e-book berisi informasi ”bagaimana cara membuat blog melalui blogspot.com” nah jika e-book yang anda punya tidak jauh berbeda dengan konten e-book pesaing-pesaing anda, maka harga adalah faktor yang sangat menentukan bagi calon pembeli dalam memutuskan apakah mereka mau membeli produk anda. Karena itu tentukanlah harga untuk produk anda semenarik mungkin.

2. Differentiation Strategies

Nah.. bagaimana jika sekarang anda mempunyai produk yang unik atau berbeda dengan pesaing anda? Jika demikian maka strategi yang anda gunakan juga harus berbeda. Janganlah bermain di harga. Tapi cobalah anda memperhatikan keunikan atau kelebihan produk yang anda tawarkan kepada calon pembeli.

Harga bukanlah yang utama untuk calon pembeli di konteks strategi ini, artinya konsumen anda tidak sensitif terhadap harga. Berapapun harga yang anda tawarkan, asal anda mempunyai produk yang unik dan memiliki perbedaan dari produk yang ditawarkan oleh pesaing lain maka produk anda tetap akan diburu pembeli. Jangan berpikir bahwa produk yang anda punya harus berbeda 100 % daripada pesaing anda. Unik bukan berarti produk anda adalah barang langka tetapi unik adalah masalah kreativitas.

Misal, produknya sama yaitu sebuah e-book berisi informasi bagaimana cara membuat blog di blogspot.com. Produknya sama namun anda dapat memberikan keunikan pada produk tersebut dengan cara memberikan informasi yang dapat dipahami oleh pembacanya dalam waktu yang singkat. Contohnya anda dapat mengubah judul e-book anda menjadi ”Bagaimana Membuat blog di blogspot.com dalam waktu 15 Menit”. Nah setelah anda mengubah judul di atas tentunya anda juga harus mengubah informasi di dalam e-book anda supaya enak dibaca dan mudah dipahami sehingga judul di atas tidak menipu pembeli produk anda.

3. Focus Strategies

Strategi ketiga yang dibahas Michael Porter adalah strategi fokus. Dimana produk yang anda punya harus fokus membidik konsumen tertentu. Biasanya produk anda bersifat customized product dan calon konsumen di segmen ini biasanya juga tidak sensitif terhadap harga.

Misal, anda mempunyai web yang menjual kaos-kaos untuk seragam korporat atau klub-klub olahraga. Nah, jika produk anda disesuaikan dengan permintaan konsumen maka produk anda disebut customized product. Dalam strategi ini biasanya anda harus membidik konsumen yang memang memakai produk anda.

Ketiga strategi ini dipakai sesuai dengan jenis produk yang akan anda jual. Namun tidak tertutup kemungkinan anda dapat menggabungkan dua atau tiga strategi di atas. Kira-kira strategi apa yang cocok untuk produk anda?